Hargo Mulyo, 6 Mei 2025 – Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Hargo Mulyo menggelar Musyawarah Kampung Khusus pada hari Selasa, 6 Mei 2025, di Balai Kampung Hargo Mulyo. Acara ini bertujuan untuk membahas pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, termasuk penetapan anggota dan pengurus koperasi. Musyawarah dihadiri oleh berbagai tokoh penting, baik dari pemerintahan kecamatan maupun kampung setempat, menunjukkan komitmen bersama untuk memajukan perekonomian masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Camat, Bapak Sugianto, S.H., yang didampingi oleh Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib), Bapak Subandi, S.E. Kehadiran mereka menegaskan dukungan pemerintah kecamatan terhadap inisiatif pembentukan koperasi yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga. Selain itu, musyawarah juga dihadiri oleh Kepala Kampung Hargo Mulyo, Bapak Samsul Hadi, S.E., yang menyampaikan pentingnya koperasi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ketua BPK Hargo Mulyo, Bapak Untung Triwahyono, memimpin jalannya musyawarah dengan penuh semangat. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi motor penggerak usaha mikro dan kecil di kampung. Musyawarah ini juga dihadiri oleh Pendamping Desa, Bapak Afiat Ihsani, S.T., Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Bapak Aris Junianto, serta Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Bapak Rohmat, yang turut memberikan masukan terkait teknis pembentukan koperasi.
Agenda utama musyawarah adalah pembentukan struktur organisasi koperasi, termasuk pemilihan anggota dan pengurus. Setelah melalui diskusi yang demokratis, para peserta musyawarah sepakat untuk membentuk Koperasi Desa Merah Putih dengan anggota awal berjumlah 37 orang, yang terdiri dari berbagai kalangan masyarakat, seperti petani, pedagang, dan pelaku usaha kecil. Pemilihan pengurus dilakukan secara musyawarah mufakat, dengan menunjuk beberapa tokoh masyarakat yang dianggap memiliki dedikasi dan kompetensi.
Koperasi Desa Merah Putih rencananya akan bergerak di bidang simpan pinjam, perdagangan hasil pertanian, dan pengembangan usaha kecil menengah. Bapak Sugianto, S.H., dalam sambutannya, berpesan agar koperasi dikelola dengan transparan dan profesional untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat. Beliau juga menegaskan bahwa pemerintah kecamatan siap memberikan pendampingan dan fasilitasi untuk memastikan koperasi dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.
Musyawarah berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari warga yang hadir. Bapak Afiat Ihsani, S.T., sebagai Pendamping Desa, memaparkan petunjuk pelaksanaan pembentukan koperasi desa merah putih dan menyampaikan bahwa pihaknya akan membantu dalam penyusunan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga koperasi, serta memfasilitasi pelatihan manajemen bagi pengurus. Hal ini diharapkan dapat memperkuat fondasi koperasi agar mampu bersaing dan memberikan manfaat maksimal bagi anggota.
Acara ditutup dengan doa bersama dan komitmen dari semua pihak untuk mendukung keberlangsungan Koperasi Desa Merah Putih. Dengan semangat gotong royong, masyarakat Hargo Mulyo optimistis bahwa koperasi ini akan menjadi tonggak baru dalam memajukan perekonomian kampung. Pembentukan koperasi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi warga Hargo Mulyo.